PENGUATAN USAHA GULA AREN TRADISIONAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL MELALUI DOKUMENTASI PROSES PRODUKSI DI DESA CIBALUNG
10 September 2026 · Kabar Desa
Cibalung, Cimanggu, Cilacap — Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ) Wonosobo Kelompok 11 Desa Cibalung melaksanakan kegiatan “Penguatan Usaha Gula Aren Tradisional Berbasis Kearifan Lokal Melalui Dokumentasi Proses Produksi” di Desa Cibalung, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap.
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dengan mengangkat potensi ekonomi lokal yang telah berkembang secara turun-temurun. Gula aren tradisional dipilih karena selain memiliki nilai ekonomi, proses pembuatannya juga mencerminkan kearifan lokal serta keterampilan masyarakat yang perlu terus dilestarikan.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KPM UNSIQ Wonosobo Kelompok 11 melakukan dokumentasi secara langsung terhadap tahapan produksi gula aren tradisional. Dokumentasi dimulai dari proses penyadapan nira pohon aren, pengumpulan nira, penyaringan, pemasakan menggunakan cara tradisional, hingga proses pencetakan dan menghasilkan gula aren yang siap dipasarkan.
Melalui dokumentasi tersebut, mahasiswa berupaya memperkenalkan proses produksi gula aren kepada masyarakat luas sekaligus memberikan gambaran mengenai potensi usaha masyarakat Desa Cibalung. Dokumentasi juga diharapkan dapat menjadi media edukasi bagi generasi muda agar lebih mengenal dan menghargai usaha tradisional yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat desa.
Ketua KPM UNSIQ Wonosobo Kelompok 11 menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk membantu masyarakat dalam mengenalkan potensi produk lokal melalui pemanfaatan media dokumentasi dan teknologi digital.
“Gula aren merupakan salah satu potensi lokal yang memiliki nilai ekonomi sekaligus nilai budaya. Melalui dokumentasi proses produksinya, kami berharap produk gula aren Desa Cibalung dapat lebih dikenal dan kearifan lokal yang ada di dalamnya tetap terjaga,” ujarnya.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Pemerintah Desa Cibalung. Kepala Desa Cibalung, Bapak Marsono, menyambut baik kegiatan mahasiswa KPM UNSIQ Wonosobo yang turut membantu mengenalkan potensi usaha masyarakat.
Menurutnya, pengembangan produk lokal perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan tetap mempertahankan karakter dan cara produksi tradisional yang menjadi ciri khas masyarakat.
“Potensi gula aren di Desa Cibalung merupakan bagian dari kekayaan lokal yang harus kita jaga. Dengan adanya dokumentasi dari mahasiswa KPM UNSIQ, diharapkan masyarakat semakin percaya diri untuk mengembangkan usaha dan memperkenalkan produk gula aren kepada masyarakat yang lebih luas,” tutur Bapak Marsono.
Selain sebagai bentuk pelestarian kearifan lokal, dokumentasi proses produksi gula aren juga dapat menjadi bahan promosi untuk mendukung pemasaran produk. Pemanfaatan media sosial dan media digital diharapkan mampu membuka peluang pasar yang lebih luas sehingga memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan para pelaku usaha.
Kegiatan KPM UNSIQ Wonosobo Kelompok 11 ini menjadi salah satu contoh sinergi antara mahasiswa dan masyarakat dalam menggali serta mengembangkan potensi desa. Dengan menggabungkan kearifan lokal, dokumentasi, dan pemanfaatan teknologi digital, usaha gula aren tradisional diharapkan mampu bertahan sekaligus berkembang mengikuti kebutuhan zaman.
Melalui kegiatan ini, KPM UNSIQ Wonosobo Kelompok 11 Desa Cibalung berharap proses produksi gula aren tradisional tidak hanya menjadi warisan yang terus dilestarikan, tetapi juga dapat berkembang menjadi salah satu produk unggulan yang mampu mendukung perekonomian masyarakat Desa Cibalung.
“Lestarikan Kearifan Lokal, Kembangkan Produk Desa, dan Tingkatkan Ekonomi Masyarakat.”
Tinggalkan Komentar